• Sagi Sagara

Cepat, cepat, cepat...

Monday, July 20, 2020...I turned 26.

Yeah...you heard me loud and clear.

26. Twenty six. Dua puluh enam.

There are so many things that I have in mind.


Banyak banget yang ingin gue raih, tapi waktu sangat terbatas.

Kadang ditengah sibuknya kerja, I forget what's my true purpose.

Feels like time flies...literally...

Kadang baru aja bulan Juni, sekarang sudah 31 Juli. Besok 1 Agustus. Udah ganti bulan.


This makes me realize that time is the only resource that cannot be renewed - it's not renewable.

Hari kemarin udah lewat. Jam-jam yang di-consume, either untuk hal-hal produktif seperti pekerjaan, olah raga, belajar...semua hilang, apalagi waktu yang terbuang untuk hal-hal yang nga produktif, sosmed, nge-YouTube, scroll Instagram, dll.


Hari ini gue tersadar lagi...kalau nga bisa me-manage waktu dengan baik...I know at the end I'd regret things that I've done...hours upon hours wasted aimlessly.


Mangkanya, gue lagi berpikir...dunia ini berubah begitu cepat. Teknologi for one. It keeps changing every day. Knowledge is very hard to keep up. Apa yang gue pelajari hari ini belum tentu besok masih relevant.


I am fully aware...3 tahun lagi I'll turn 29, and soon before I even realize it...I just embark on a totally new phase of life...30s....


Mangkanya, sekarang gue lagi galau banget...lebih ke takut pertama kita nga pernah tahu kapan kita akan tutup usia. Kedua...gimana ya cara cepat sampai garis finish itu?


Untuk point pertama ini adalah misteri. Jadi case closed.


Untuk point kedua ini yang bikin worrisome. Tapi untuk 3 tahun ke depan ini...saya rasa akan menjadi sangat cepat...karena saya harus...mungkin bahasanya sedang mem-program otak yaitu my subconscious untuk percaya the following mantra...that I pass my CPA exam...and I earn my MBA...


This is gonna be a lot of grinding, especially with work.

I'm scared. Tapi at the same time takut pas umur 30 look back and say..."I wish I could travel back in time..."


Whoops...


Aside from those two ya....I learned also some hard lessons in my mid-20s....

#1 Don't rush things...semua yang baik butuh proses...dan ada beberapa keputusan yang saya ambil hanya

berdasarkan nafsu...I decided to make some big decisions on my whim...

#2 Embrace your sensitivity. I know...being a Highly Sensitive Person (HSP) could be overwhelming. Dan

ini permanent...seumur hidup...sesuatu that I was born with. My HSP ini pernah meng-impact

kehidupan pribadi dan professional cukup significant.

#3 Everything is ever-changing...segala sesuatu nga ada yang tetap. Semua berubah setiap hari. Jadi

harus selalu baca, denger, cari tahu, and never stop hustling...kalau tetep dengan kacamata kolot,

you're gonna be left behind. Yang pada akhirnya jadi kudet which renders irrelevance.


Seperti tulisan ini yang saya tulis hari ini...mungkin, pasti nanti beberapa tahun kemudian pas baca lagi, saya akan mikir..."Oh I viewed the world like that at the time..."


Long story short, sebenernya masih banyak banget yang mau ditulis...tapi it's better to switch medium because it's too personal to be written in a personal blog. And I learn this the hard way.


Ya...seperti judul tulisan ini...cepat...cepat...cepat...

Semoga bisa cepat mencapai impian dan bisa cepat untuk menapaki solid ground dan berpegang teguh pada hal-hal yang saya yakini.


Keep evolving!



3 views

Recent Posts

See All

Start with WHY

Hi gengs... I feel like one of those vloggers out there which I am clearly not one. Anyway...hari ini rasanya lelaaaahhhh banget. I don't know why... Yes, my work toook so much time. So this Friday ni

Best Advice

Today, I received 3 best advice that I think simple but oftentimes are forgotten: Pelan-pelan. Semuanya butuh waktu. Tidak ada yang instant. Aib itu jangan diumbar. Biarkan dirimu dan Tuhan yang tahu.

This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now